Artikel Perbankan 1

Administrasi Keuangan dan Perbankan

Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan dibentuk atas pemahaman akan pentingnya pengetahuan mengenai aspek keuangan dalam konteks perbankan. Hal ini disebabkan oleh hakekat perbankan sebagai salah satu lembaga keuangan yang tidak terlepas dari produk-prouduk keuangan lainnya. Dengan demikian, kompetensi umum dan khusus lulusan program studi ini akan dibedakan menjadi kompetensi yang ingin dicapai pada bidang keuangan dan bidang perbankan.
Tujuan
Menghasilkan tenaga kerja profesional bidang keuangan dan perbankan yang mempunyai kemampuan teoritis dan keterampilan praktis dengan menjunjung tinggi etika dan moral dalam menjalankan profesi sesuai dengan bidangnya.
KOMPETENSI UMUM
Bidang Keuangan
Mampu melaksanakan pekerjaan di bidang keuangan secara professional pada level operasional.
Bidang Perbankan
Mampu melaksanakan pekerjaan secara trampil sebagaimana yang dibutuhkan dalam mendukung penyelenggaraan bisnis Perbankan.
KOMPETENSI KHUSUS
  • Bidang Keuangan
    1. Mampu menyusun Laporan Keuangan
    2. Mampu mengelola surat – surat berharga perusahaan.
    3. Dapat melakukan pekerjaan di bidang keuangan pada level madya.
    4. Dapat melakukan penilaian kinerja perusahaan
    5. Dapat mengaplikasikan metode-metode investasi berbagai produk keuangan.
  • Bidang Perbankan
    1. Dapat menjalankan kegiatan operasional Perbankan Konvensional & Syariah pada tingkat manajemen bawah.
    2. Mampu mendukung pengelolaan manajemen dana Perbankan.
    3. Mampu melakukan analisis perkreditan.
    4. Mampu menyusunan program pemasaran produk-produk Perbankan.
    5. Mampu melakukan pembukuan transaksi-transaksi Perbankan.
    6. Dapat melakukan penilaian tingkat kesehatan Bank.
    7. Dapat melakukan manajemen resiko yang terkait dalam dunia Perbankan.
Beban dan Masa Studi
MKU
MKDK
MKK
JUMLAH
Semester 1
2
14
8
24
Semester 2
2
9
12
23
Semester 3
-
3
15
18
Semester 4
-
-
20
20
Semester 5
-
-
19
19
Semester 6
-
6
-
6
JUMLAH
4
26
80
110


Teknologi Sistem Informasi (TSI) Perbankan


Penerapan teknologi komputer dan telekomunikasi di perbankan (selanjutnya disebut teknologi sistem informasi perbankan dan disingkat TSI Perbankan) merupakan fenomena yang berkembang sangat luas dan cepat di perbankan nasional. Istilah ini mengacu ke ketentuan mengenai penggunaan Teknologi Sistem Informasi (TSI) oleh bank yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keberhasilan bank akan sangat ditentukan kualitas kinerja TSI, yang akan terus dikembangkan secara luas untuk memenuhi kepentingan bisnis bank dan nasabahnya. Kecenderungan proses otomatisasi ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, seiring dengan perkembangan perbankan nasional sebagai lembaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan fungsi sebagai perantara keuangan (financial intermediary).
A.)  PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER DI PERBANKAN.
Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankanpun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu / nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti :
       - Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller.
       - Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
       - Penggunaan Database di bank – bank.
       - Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.
Dengan adanya jaringan computer hubungan atau komunikasi kita dengan klien jadi lebih hemat, efisien dan cepat. Contohnya : email, teleconference.
Sedangkan di rumah dapat berkomunikasi dengan pengguna lain untuk menjalin silaturahmi (chatting), dan sebagai hiburan dapat digunakan untuk bermain game online, sharing file. Apabila kita mempunyai lebih dari satu komputer, kita bisa terhubung dengan internet melalui satu jaringan. Contohnya seperti di warnet atau rumah yang memiliki banyak kamar dan terdapat setiap komputer di dalamnya.
Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.
B.)  KRITERIA PEMILIHAN TEKNOLOGI PERANGKAT LUNAK PERBANKAN.
Lembaga keuangan di Indonesia, termasuk bank, sudah lebih cepat dan intensif dibandingkan sector atau jenis industri lainnya dalam menerapkan teknologi computer dalam memberikan pelayanannya ke nasabah. Jasa-jas ini meliputi pembayaran komputerisasi (pemindahan dana melalui computer dengan fasilitas jaringan komunikasi datanya); jasa penyetoran dan pengambilan dana secara otomatis melalui ATM atau berbagai jenis kartu plastic; homebanking dan internet banking serta fasilitas pelayanan lainnya. Beberapa contoh jenis teknologi computer tersebut diantaranya mesin Automated Teller Machine (ATM), berbagai jenis kartu kredit, Point of sales (POS), electronic fund transfer system, dan otomatisasi kliring.
Fungsi teknologi informasi (TI) telah mengalami perubahan dan perkembangan pesat pada decade terakhir ini. Fungsi TI yang semakin khusus mendorong setiap bank untuk membentuk bagian, departemen, atau unit kerja khusus tersendiri. Walaupun struktur tersebut tergantung pada berbagai factor misalnya skla bisnis dan beban kerja, tetapi unit kerja tersebut mencerminkan 2 aspek kegiatan yaitu aspek pengembangan teknologi dan aspek operasionalnya.
Fasilitas pengolahan data yang tersedia di bank saat ini merupakan hasil kemajuan teknologi dan kebutuhan untuk menjalankan operasi secara sistematis dan baik sesuai dengan aliran masuk dan keluar dana bank. Fasilitas tersebut berfungsi untuk menangani, memilih, menghitung, menyusun, melaporkan, dan mengirimkan informasi. Jadi penggunaan TI di bank dimaksud adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan data kegiatan usaha perbankan sehingga dapat memberikan hasil yang akurat, benar, tepat waktu, dan dapat menjamin kerahasiaan informasi (sesuai peraturan Bank Indonesia).
Fungsi TSI yang tepat tidak terlepas dari criteria pemilihan jenis teknologi yang akan digunakan oleh bank. Sistem aplikasi computer yang digunakan di bidang perbankan harus bisa mengakomodasikan semua kebutuhan bank dan sesuai dengan ketentuan otoritas moneter (salam hal ini adalah Bank Indonesia). Hal ini memerlukan pemilihan software computer mengingat jenis software yang ada dan ditawarkan di pasar relative banyak. Secara umum pemilihan ini berdasarkan kesesuaian antara kapasita bank dengan fasilitas atau kemampuan software yang akan dipilih sehingga investasi yang telah dikeluarkan benar-benar efektif dan memberikan nilai tambah terhadap bank.
Sebagai contoh, Bank yang kapasitasnya relative kecil, misalnya Bank Perkreditan Rakyat atau BPR kurang relevan bila menggunakan system aplikasi computer yang menyediakan fasilitas transaksi dalam valuta asing atau pengelolaan giro. Hal ini menginbgat bahwa BPR tidak boleh melakukan transaksi dalam valuta asing dan tidak ikut dalam lalu lintas pembayaran giral. Penggunaan software tersebut menjadi tidak efisien dan biaya investasinya lebih besar dibandingkan dengan nilai tambah yang dihasilkannya.
Kriteria pemilihan software computer perbankan yang baik sesuai dengan kebutuhan bank secara umum berdasarkan pertimbangan-pertimbangan berikut:
1. Kemampuan dokumentasi atau Penyimpanan Data
Jenis dan klasifikasi data bank yang relative banyak harus bisa ditampung oleh software yang akan digunakan, termasuk pertimbangan segi keamanan datanya. Jumlah nasabah serta frekuensi dan jumlah transaksi harian yang besar memerlukan memory computer yang besar, selain memerlukan kecepatan prosesor yang tinggi juga. Sebagai contoh BPR kurang efisien jika menggunakan mesin besar, misalnya AS/400 dalm operasionalnya karena kapasitas dan cakupan geografis BPR biasanya relative kecil.
2. Keluwesan (Flexibility)
Operasional bank selalu berkembang dengan kebutuhan yang berubah-ubah dan mungkin bertambah di kemudian hari walaupun informasi dasarnya tetap sama. Kondisi ini harus bisa diantisipasi oleh perangkat lunak computer sampai batas-batas tertentu. Setiap bank mempunyai system dan prosedur yang mungkin berbeda meskipun data atau informasi dasar yang diolahnya sama. Perangkat lunak computer yang fleksibel dapat digunakan oleh dua bank yang kapasitasnya sama tetapi system dan prosedurnya berbeda.
3. Sistem Keamanan
Sebagai lembaga kepercayaan masyarakat (agent of trusth), bank memerlukan system keamanan yang handal untuk menjaga kerahasiaan data atau keuangan nasabah; serta mencegah penyalahgunaan data atau keuangan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Software computer perbankan yang baik harus menyediakan fasilitas pengendalian dan pengamanan tersebut.
4. Kemudahan penggunaan (user friendly)
Pengertian mudah dioperasikan bukan berarti setiap pemakai (user) bisa mengakses ke software tersebut tetapi petugas yang memang mempunyai kewenangan mudah mengoperasikan proses yang menjadi tanggung jawabnya. Tahap input, proses, dan output yang dilakukan pada software tersebut tidak menjadi penghambat dalam kegiatan perbankan secara keseluruhan. System aplikasi computer yang baik bahkan dapat mendeteksi kesalahan pengoperasian yaitu dengan memberikan error message dan memberikan petunjuk pemecahan masalahnya.
5. Sistem Pelaporan (Reporting system)
Data atau informasi yang dibutuhkan harus bisa disajikan dalam bentuk yang jelas dan mudah dimengerti. Bank memerlukan laporan-laporan yang lengkap dan jelas tersebut terutama dalam proses pemeriksaan (audit) atau penyajian laporan yang bisa dimengerti oleh pihak-pihak yang berkempentingan dengan harapan keuangan setiap bank menjadi lebih transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.
6. Aspek Pemeliharaan
Kinerja software perbankan diharapkan relative stabil selama bank beroperasi. Kondisi ini memerlukan aspek pemeliharaaan yang baik, dalam arti secara teknis tidak sulit dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang relative mahal. Pemeliharaan ini juga menyangkut pergantian atau perbaikan teknis peralatan dan modifikasi atau pengembangan software.
7. Source Code
Software perbankan biasanya merupakan program paket yang sudah di-compile sehingga menjadi excecutable file. File program tersebut relative tidak bisa dirubah atau dimodifikasi seandainya bank menginginkan perubahan atau fasilitas tambahan dari software tersebut. Kondisi ini bisa diatasi jika pihak bank mempunyai dan memahami software tersevut dalam bentuk bahasa pemrograman aslinya atau source code.
C.)  STRUKTUR INFORMASI DAN HUBUNGAN ANTAR SUB SISTEM APLIKASI BANK.
Fungsi teknologi informasi di sector keuangan, termasuk perbankan secara umum adalah untuk meningkatkan daya saing bank yang ditunjukkan dengan kecepatan, ketepatan, efisiensi, produktifitas, validitas dan pelayanan yang semakin meningkat. Peningkatan kinerja dan saya saing bank tersebut dimungkinkan dengan keberadaan teknologi informasi yang bias berfungsi sebagai media yang bias melakukan transaksi, mencakup wilayah geografis yang luas, analisis data, otomatisasi operasional bank, penyedian informasi, memproses kegiatan bank secara sekuensial, pengelolaan pengetahuan berbasis teknologi, serta fungsi disintermediasi yang memungkinkan pihak bank dan nasabahnya seolah-olah tidak ada penghalang dalam memenuhi kebutuhannya masing-masing.
Konsep front office yang lebih mendekati sisi nasabah dan konsep back office yang lebih mendekati sisi bank sebagai lembaga keungan yang harus mencatat, mendokumentasikan, dan atau mempublikasikan informasi keuangan, menyebabkan system aplikasi perbankan terdiri dari sub-sub system yang saling berkaitan sesuai dengan tahap-tahap pemrosesan dan jenis-jenis data keuangan.

Renungan Cinta

SIAPAKAH ORANG YANG MENCINTAIMU..?

Orang yang mencintaimu dengan tulus itu.
Bukanlah orang yang sekedar tau apa yang
kamu suka dan kamu benci,
Tapi dia adalah orang yang mengerti apa yang
terbaik buat kamu.
Bukan orang yang sengaja perhatian sama
kamu,
Tapi orang yang selalu mengerti keadaanmu.
Bukan orang yang ingin memiliki kamu,
Tapi orang yang rela kehilangan kamu demi
kebahagianmu.
Bukan orang yang hanya ingin menyentuhmu,
Tapi orang yang ingin memuliakanmu.
Dan dia bukanlah orang yang suka dengan
keindahan yang ada pada dirimu,
Tapi orang yang mau menerima kamu dengan
apa adanya, agar menjadi lebih indah.
Yang mencintai kamu bukanlah dia yang selalu
berkata mesra dihadapanmu.
Yang menyayangi kamu bukan dia yang selalu
mengatakan seberapa besar dia mencintaimu.
Tapi...
Yang mencintai kamu adalah dia yang selalu
mengkhawatirkanmu.
Dia yang selalu ingin tau kabarmu.
Dia yang selalu ingin membuatmu bahagia.
Dia yang selalu mengerti perasaan kamu tanpa
harus kamu pinta.
Dia yang tak pernah menuntun cinta kamu
untuk diperlihatkannya.
Dia yang tak pernah ingin membuat
kekasihnya menangis karenanya.
Karena ketulusan cinta tidak perlu
diperlihatkan didepan orang banyak agar
mereka tau bahwa kamu cintanya.
Melainkan gimana ia mampu membuktikan
seperti apa ia mampu setia dan melindungi
kekasihnya serta bertanggung jawab untuk
menghalalkanya.
Bukan cuma sekedar cinta pelampiasan
semata.

Lirik Lagu Adele - Don't You Remember

When will I see you again? 
You left with no goodbye, 
not a single word was said, 
No final kiss to seal any seams, 
I had no idea of the state we were in,
I know I have a fickle heart and bitterness, 
And a wandering eye, 
and a heaviness in my head,

But don't you remember? 
Don't you remember? 
The reason you loved me before, 
Baby, please remember me once more,
When was the last time you thought of me?
Or have you completely erased me from your memory? 
I often think about where I went wrong,
 The more I do, the less I know,

But I know I have a fickle heart and bitterness, 
And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?'
Don't you remember? 
The reason you loved me before, 
Baby, please remember me once more,
Gave you the space so you could breathe, 
I kept my distance so you would be free, 
And hope that you find the missing piece, 
To bring you back to me,

Why don't you remember?
 Don't you remember? 
The reason you loved me before, 
Baby, please remember me once more,
When will I see you again?

Menjual Wall Sticker

Kami Menjual Wall Sticker (sticker dinding) dengan berbagai model gambar dan ukuran yang berkualitas tinggi "transparant", kualitas ini sangat bagus serta tidak merusak tembok aslkan pemasangannya yang sesuai dengan aturan. Wall Sticker ini dapat di cabut pasang untuk memindahkan ke dinding yang lain. Dalam wall sticker ini kami menyediakan 2 ukuran "50x70cm(M)" dan "60x90cm(L)" quality Transparant.

Stiker dinding telah menjadi pengganti, atau solusi tuk memperindah tampilan dinding lebih berwarna, menggunakan wallpaper tuk menghias ruangan. Mereka meningkatkan elemen dekoratif interior rumah anda. Terlepas dari aplikasi, menerapkan stiker dinding adalah proses yg mudah, tetapi memerlukan sedikit persiapan dan kesabara
Berikut ini tips LifeStoreIndonesia  tuk memasang wall sticker dirumah anda !


  • Pilih tempat yg cocok tuk memasang stiker dinding kamu. Bersihkan permukaan dari debu, keringkan sesudahnya. pastikan dinding atau bidang yg akan ditempel dalam kondisi bersih dan tidak berminyak.
  • Perkirakan secara tepat dimana yg akan di tempel. Angkat sticker dari backing paper yg menyertai , Perkirakan ukuran wall sticker yg akan Anda pasang dgn besar bidang.
  • Tempelkan stiker pada tempat yg sudah di pilih sebelumnya. Ratakan dgn tangan atau kartu plastik tuk menghindari gelebung udara. Anda dapat memadukan beberapa motif wall sticker dalam satu tema agar selaras.
  • Pastikan wall sticker Anda merekat dgn sempurna. Dan bila bosan, Anda dapat melepaskannya pelan-pelan lalu merekatkan kembali ke kertas awal tuk disimpan.

Pemesanan Wall Sticker Contact kami :
                  SMS, WHATSAPP, LINE, nd WECHAT :: 0857-1795-8001
                  PIN BB :: 331FB333
                  FB :: Hesti Wall Sticker

 
 

JASA - JASA BANK



Jasa-jasa bank merupakan kegiatan perbankan yang dilakukan oleh suatu bank untuk memperlancar kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana. Semakin lengkap jasa bank yang diberikan maka akan semakin baik dengan demikian akan menarik nasabah. Hal tersebut karena nasabah merasa nyaman melakukan kegiatan keuangan dari satu bank saja.

1)        INKASO
Inkaso merupakan kegiatan jasa Bank untuk melakukan amanat dari pihak ke tiga berupa penagihan sejumlah uang kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain yang telah ditunjuk oleh si pemberi amanat.
Warkat-Warkat Yang Digunakan Dalam Incaso :
1. Cek
2. Bilyet Giro
3. Wesel
4. Kuitansi
5. Surat Aksep
6. Deviden
7. Kupon

ü  Warkat Inkaso
Warkat inkaso tanpa lampiran Yaitu warkat – warkat inkaso yang tidak dilampirkan dengan dokumen – dokumen apapun seperti cek, bilyet giro, wesel dan surat berharga.
Warkat inkaso dengan lampiran Yaitu warkat – warkat inkaso yang dilampirkan dengan dokumen – dokumen lainnya seperti kwitansi, faktur, polis asuransi dan dokumen – dokumen penting.
2)        TRANSFER
Transfer adalah suatu kegiatan jasa bank untuk memindahkan sejumlah dana tertentu sesuai dengan perintah si pemberi amanat yang ditujukan untuk keuntungan seseorang yang ditunjuk sebagai penerima transfer. Baik transfer uang keluar atau masuk akan mengakibatkan adanya hubungan antar cabang yang bersifat timbal balik, artinya bila satu cabang mendebet cabang lain mengkredit.
Transfer Keluar :
Salah satu jenis pengiriman uang yang dapat menyederhanakan lalu lintas pembayaran adalah dengan pengiriman uang keluar. Media untuk melakukan transfer ini adalah secara tertulis ataupun melalui kawat.
Transfer masuk :
Dimana bank menerima amanat dari salah satu cabang untuk membayar sejumlah uang kepada seseorang beneficiary. Dalam hal ini bank pembayar akan membukukan hasil transfer kepada rekening nasabah beneficiary bila ia memiliki rekening di bank pembayar. Transfer masuk tidak dikenakan lagi komisi karena si nasabah pemberi amanat telah dibebankan sejumlah komisi pada saat memberikan amanat transfer.
3.)   SAFE DEPOSIT BOX
Layanan Safe Deposit Box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat-surat berharga yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khasanah yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk memberikan rasa aman bagi penggunanya. Kondisi ketidakpastian selalu menambah rasa khawatir, terutama menyangkut keamanan barang-barang yang tidak ternilai harganya. Dalam menentukan pilihan untuk tempat penyimpanan yang tepat, tentunya harus memilih tempat yang terpercaya.
Kegunaan Safe Deposit Box sebagai berikut :
ü  Untuk menyimpan surat-surat berharga dan surat-surat penting seperti sertifikat-sertifikat, saham, obligasi, surat perjanjian, akte kelahiran, ijazah, dan lain-lain.
ü  Untuk menyimpan benda-benda berharga seperti emas, berlian, mutiara, intan, dan lain-lain.

Barang-barang Yang Dilarang Disimpan Dalam Safe Deposit Box :

1.  Narkotik dan sejenisnya
2.  Bahan yang mudah meledak
Keuntungan Safe Deposit Box :
1. Bagi Bank :
ü  Biaya sewa
ü  Uang jaminan yang mengendap
ü  Pelayanan nasabah

2. Bagi Nasabah :

ü  Menjamin kerahasiaan barang-barang yang disimpan
ü  Keamanan barang terjamin

4.)   LETTER OF CREDIT (L/C)
L/C adalah jasa bank yang diberikan kepada masyarakat (nasabah) untuk memperlancar arus barang dalam kegiatan ekspor-impor.
LC merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah (importir) untuk menyediakan dan membayar sejumlah uang tertentu untuk kepentingan pihak ketiga (eksportir).
Manfaat yang dapat diharapkan oleh bank dengan memberikan fasilitas Letter of Credit kepada nasabahnya antara lain adalah :
a)      Penerimaan biaya administrasi berupa provisi/komisi yang merupakan fee based income bagi bank.
b)      Pengendapan dana setoran yang merupakan dana murah bagi bank.
c)      Pemberian pelayanan kepada nasabahnya sehingga nasabah menjadi lebih
d)     loyal kepada bank.

5.)        TRAVELLERS CHEQUE
Cek wisata atau cek perjalanan yang digunakan untuk bepergian. Traveler’s cek pertama kali diterbitkan pada tanggal 1 Januari 1772 oleh London Credit Exchange Company untuk digunakan dalam sembilan puluh kota-kota Eropa, dan pada tahun 1874 Thomas Cook telah mengeluarkan ‘circular notes’ (surat edaran) yang beroperasi pada caraTravellers chaque tersebut.
Ø  Keuntungan Travellers cheque :
ü  Memberikan kemudahan berbelanja
ü  Mengurngi resiko kehilangan uang
ü  Memberikan rasa percaya diri

 

Missing You Blogger Template